Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

7 Langkah Dalam Melaksanakan Audit Internal


Langkah-langkah Audit Internal


zetroenter.com - Pada artikel sebelumnya kita telah membahas Pengertian, Tujuan dan Fungsi Audit Internal, kemudian pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana dan langkah apa saya yang dapat dilakukan untuk melaksanakan Audit Internal.

Seperti yang kita bahas pada artikel sebelumnya, Audit Internal merupakan pemeriksaan atau melakukan evaluasi kerja yang telah dikerjakan oleh pekerja pada bagian internal yang  meliputi pemeriksaan keuangan dan kedisiplinan perusahaan dalam menjalankan suatu manajemen.

Setelah mengetahui pengertian Audit Internal, mari kita bahas langkah-langkah melaksanakan Audit Internal untuk meninkatkan efesiensi dan efektifitas perusahaan. 

1. Menjadwalkan Pelaksanaan

Sebelum melaksanakan Audit Internal, maka Tim Auditor akan memberitahu atau menginformasikan kepada klien bahwa akan dilaksanakan Audit dalam waktu yang ditentukan. 

2. Meminta Dokumen 

Setelah mendapatkan konfirmasi dari klien, Tim Auditor meminta dokumen yang dibutuhkan yang berkaitan dengan pelaksanaan audit. Biasanya Tim Auditor akan memberikan list dokumen apa saja yang dibutuhkan, kemudian klien akan memenuhi atau melengkapi dokumen-dokumen sesuai yang tertera dalam list yang diberikan oleh Tim Auditor. 

Dokumen yang diminta biasanya seperti salinan laporan Audit yang dilaksanakan sebelumnya, catatan keuangan, rekening koran dan beberapa dokumen penting yang berkaitan dengan pelaksanaan audit. 

3. Memeriksa Dokumen Yang Diberikan Klien

Tim Auditor akan melakukan pemeriksaan mengenai informasi yang didapat dari dokumen klien, kemudian merencanakan proses Audit yang dilakukan. 

4. Rapat Terbuka

Tim Auditor akan membuat rapat terbuka yang dihadiri oleh manajemen senior, dan staf adminnistrasi utama dari klien. Auditor akan mempresentasikan bagaimana ruang lingkup audit, perkiraan waktu pelaksanaan audit, dan hal lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan audit. Kemudian Tim Auditor meminta kepala departemen klien untuk dapat memberikan informasi kepada para staf mengenai akan adanya wawancara dengan pihak editor. 

5. Mulai Melaksanakan

Setelah melakukan rapat terbuka, auditor akan menggali informasi yang dimkumpulan untuk merealisasikan perencanaan audit. Tim Auditor akan berkomunikasi dengan para staf sekaligus meninjau prosedur dan prose audit. Tim Auditor akan memastikan dan menguji kedisiplinan klien yang terkait dengan catatan atau laporan keuangan yang sesuai. Kemudian Tim Auditor akan mendiskusikan mengenai masalah yang dialami oleh klien, kemudian memberikan kesempatan untuk kelien untuk memberikan tanggapan. 

6. Tahap Penyusunan Laporan

Setelah ke 5 tahap dilaksanakan, tahap selanjutkan Tim Auditor akan menyusun atau menyiapkan laporan yang terususn rincian Audit selama pelaksanaan audit. Laporan ini akan memberikan rangkuman dari segala kesalahan matematis, penemuan yang bersifat material / non-material, hak otorasi yang belum dibayar, dan beberapa temuan penting lainnya. Setelah itu Tim Auditor akan membeirkan catatan atau komentar mengenai penemuan saat pelaksanaan audit, lalu memberikan win-win-solution untuk klien. 

7. Rapat Penutupan

Tim Auditor akan melaksanakan rapat penutupan, dan meminta tanggapan serta persetujuan dari klien yang berkiatan dengan penemuan dalam laporan audit. Kemudian Tim Auditor juga akan memberikan deskripsi rencana aksi manajemen yang bertujuan untuk mengatasi masalah yang ditemukan, dan menyepakati tanggal penyelesaiannya. Dalam rapat penutupan ini akan melibatkan semua pihak untuk merundingkan laporan audit. Segala masalah yang ada akan diselesaikan didalam rapat penutupan. 

Akhir kata, itulah 7 langkah dalam melaksanakan Audit internal untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas perusahaan. Semoga artikel ini bermanfaat yang akan memberikan wawasan kepada anda khususnya mengetahui bagaimana langkah melaksanakan Audit internal.